PELATIHAN MERAWAT JENAZAH

Merawat jenazah adalah hukumnya wajib kifayah, Berdasarkan program kerja musyawarah pengurus RW. 03 wilayah Kelurahan Gombong, maka untuk meningkatkan kualitas dan silaturahim warga Rukun Warga 03 Gombong yang beralamat di Jalan Dewi Sartika Gombong bekerjasama dengan RS PKU Muhammadiyah Gombong serta LazizMu Gombong menyelenggarakan Pelatihan Perawatan Jenazah.

(Artinya : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan, (QS. Al-‘Ankabuut : 57)

Terkait semakin kurangnya orang/ warga masyarakat yang mau secara suka rela dan ikhlas untuk dan bisa merawat jenazah tetapi hanya mengandalkan Pak Kaum Desa untuk merawat jenazah, sementara pemuda generasi penerus tidak ada yang mau berkecimpung didalamnya, maka RW. 03 menjembatani untuk adakan kegiatan pelatihan dan merawat jenazah baik secara syar’I dan secara kesehatan yang benar.

Adapun hal hal yang disampaikan meliputi; cara memandikan jenazah, cara mengkafani jenazah, cara mensholakan jenazah, cara memakamkan jenazah, dengan demikian hal tersebut akan memberikan pembelajaran bagi kaum muda untuk menjadi penerus dan warga yang belum tahu akan hal-hal merawat jenazah dan petugas (P. Kaum) akan mempunyai pengetahuan yang lebih secara kesehatan cara menrawat jenazah yang baik dan benar, sehingga terhindar dari resiko-resiko yang negative.

Bertempat di Balai Manunggal Kelurahan Gombong, pada hari Ahad 27 Januari 2019, pada pukul 08.00 WIB sampai acara selesai, giat tersebut berlangsung. Hadir pada acara itu Drs. H. Sholeh Said selaku sesepuh warga RW. 03, Bapak Sutarman, peserta yang hadir 40 orang.

Sedangkan dari RS PKU Muhammadiyah Gombong hadir sebagai Nara sumber Bapak Santo, Wati Wusana, S.Kep.Ns, Oneng Lusiwati, S.Kep.Ns. Mereka memberikan materi sesuai profesinya masing-masing antara lain, cara memandikan, mengkafani dan menyolatkan jenazah. Yang berbeda dari tim ini adalah membahas pula cara-cara untuk menanggulangi agar terhindar dari resiko tertularnya infeksi sehingga di perlukan APD (alat perlindungan Diri) agar terhindar dari infeksi, ini disampaikan oleh Tim Komite PPI ( Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) yang professional.

Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan merawat jenazah itu, untuk praktik disamping menggunakan manekim karena saking semangatnya, dari salah satu peserta pun bersedia untuk menggantikan manekim, jadi yang dikafani benar-benar orang/ peserta.

Semoga adanya kegiatan ini dapat bermanfaat dan membarikan kontribusi yang besar untuk tercapainya program di lingkungan RW. 03 tersebut. Amin