OPERASI KATARAK GRATIS DI RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG

RS PKU Muhammadiyah Gombong bekerja sama dengan Tolak Angin Sidomuncul, menggelar operasi katarak massal gratis bagi warga masyarakat Kebumen dan sekitarnya. Kegiatan yang dilaksanakan di RS PKU Muhammadiyah Gombong tersebut, rencana akan mengoperasi 50 mata untuk 50 peserta. Peserta berasal tidak hanya dari Kebumen tetapi datang dari kabupaten tetangga seperti Cilacap, Banyumas, Banjarnegara dan Wonosobo
Setelah melalui proses pemeriksaan awal (screening) Sabtu (25/11/2017), kemudian pasien menjalani operasi pada Minggu (26/11/2017). bertempat di Instalasi Bedah Central RS PKU Gombong, mereka ditangani 9 tenaga dokter Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jogjakarta yang dipimpin oleh Ketua Perdami Cabang D.I Jogjakarta Prof.dr.Suhardjo,Sp.M.SU
Hadir pada pembukaan acara, Senior Manager PR PT Sidomuncul Tbk, Nanik R Soenarso mewakili Direktur Irwan Hidayat, Direktur Umum RS PKU Muhammadiyah Gombong Hj Muslimah mewakili Direktur dr Ibnu Nasser Arrahimi SAg MMR beserta jajaran Direksi dan staff juga perwakilan Perdami Cabang Di Yogyakarta dr. Amanda,Sp.M. Dalam kesempatan ini, juga diserahkan secara simbolis souvenir produk Sidomuncul kepada perwakilan pasien, Perdami dan RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Direktur Umum RS PKU Muhammadiyah Gombong Hj Muslimah, menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi PT Sidomuncul Tbk. RS PKU Muhammadiyah Gombong, lanjut Muslimah, sangat terbuka untuk bekerja sama dengan pihak lain dalam kegiatan sosial khususnya di bidang kesehatan. Hal ini sejalan dengan visi rumah sakit bersama pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kebumen. “Operasi katarak gratis sudah sering dilakukan RS PKU Muhammadiyah Gombong sejak tahun 1999 dan sejauh ini sangat membantu masyarakat,” katanya.
Salah satu pasien, Ade Warjan (51) mengaku sangat berterimakasih atas terselenggaranya operasi katarak kemarin. Kegiatan ini sangat menolongnya dari katarak yang dideritanya 1,5 tahun terakhir. “Kegiatan ini sungguh sangat menolong kami,” kata warga Cilacap yang jauh-jauh datang dari Cilacap tersebut.