Milad ke-59 RS PKU Muhammadiyah Gombong Gapai Impian

Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong tengah menuju rumah sakit berstandar internasional. Itu setelah rumah sakit yang beralamat di Jalan Yos Sudarso Nomor  461 Gombong itu membangun lima gedung baru yang ditargetkan akan selesai pada pertengahan tahun 2017.

Gedung-gedung baru itu, terdiri empat gedung baru dan satu renovasi atau penyempurnaan. Empat gedung baru masing-masing IGD dan rawat inap, chemisis, manajemen terpadu, Pusat Center terpadu. Adapun yang hanya penyempurnaan, gedung ICU. Untuk keperluan itu, pihak RS membebaskan lahan areal persawahan seluas 32 ribu m2.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong, dr Ibnu Nasser SAg MMR, mengatakan pihak RS mengalokasikan anggaran Rp 150 miliar untuk pembangunan gedung-gedung  tersebut.  “Maksimal pada lebaran tahun ini bisa digunakan,” ujar Ibnu Nasser di sela-sela acara peringatan Milad ke-59 RS PKU Muhammadiyah Gombong dan Milad ke-100 Aisyiyah yang digelar di lingkungan RS setempat, Minggu (30/4/2017)

Pengembangan itu memungkinkan RS PKU Muhammadiyah Gombong menjadi RS yang memiliki IGD level empat (tertinggi), yang tidak saja dilengkapi dengan rawat inap sekaligus kemampuan memberikan pertolongan emergency pra hospital, baik melalui darat atau udara ditambah armada Emergency Medical Service (EMS) yang diisi oleh para dokter spesialis. Semua penanganannnya medis dilakukan dengan memenuhi standar internasional.

” Tidak semua rumah sakit memiliki IGD level empat.  Sebagai gambaran, RS Sardjito Jogjakarta belum memiliki armada EMC, ” ujar pria yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kebumen tersebut.

Masih kata Ibnu, terobosan itu sebagai upaya pihak RS  menjawab tantangan di usianya yang ke-59. Berawal dari “hanya” Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) pada 26 April tahun 1958, RS PKU Muhammadiyah Gombong diharapkan akan menjadi trendsetter dan ikon bukan sekedar follower (ikut-ikutan).  “Intinya, RS ini akan melakukan pelayanan kepada umat sekaligus mendukung program pemerintah dalam membangun Kebumen sejahtera khususnya dalam hal pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah kegiatan memeriahkan Milad ke-59 RS PKU Muhammadiyah Gombong dan Milad ke-100 Aisyiyah. Ketua panitia kegiatan, dr Gumilar Ranggawuri, menyampaikan, sejumlah kegiatan digelar. Antara lain safari KB dengan pemasangan implant gratis, pemeriksaan papsmear gratis dan khitanan massal gratis. “Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Sosial dan PP KB Kebumen. Total peserta sedikitnya  525,” katanya.

Hadir pada acara resepsi milad , Bupati Kebumen HM Yahya Fuad dan jajaran, Ketua Pengurus Pusat (PP) Aisyiyah Siti Nurjanah, Kapolre Kebumen, Dandim Kebumen, BPH RS PKU Gombong dr. H. Haryo, dr. H. Agus Suyudi dan H. Guntoro, Muspika Kec. Gombong, Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong dan ribuan undangan lainnya.
Yahya Fuad dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kiprah RS PKU Muhammadiyah Gombong. Selain terus melakukan upaya perbaikan layanan dan penambahan fasilitas, kini RS PKU Muhammadiyah Gombong tengah mengusung konsep “Tourism Hospital” dengan menggunakan ikon-ikon Kabupaten Kebumen seperti batik, tempat wisata yang dipasang di lobi RS. “RS PKU Gombong terlihat lebih Kebumen daripada RSUD. Semoga ke depan rumah sakit yang lain bisa meniru,” ujar Yahya Fuad. (supriyadi.amk)